Belajar Menanam

Kegiatan menanam memiliki banyak aspek pendidikan. Selain kompetensi pengetahuan dan pengenalan  tentang alam dan lingkungan sekitar juga aktivitas yang sarat penguatan karakter. Dalam aktivitas pembelajaran ini anak dibelajar untuk antre saling menghargai, mencintai alam, hidup bersih dan banyak lagi. Para guru tentu tidak akan kehabisan aktivitas untuk penguatan karakter anak.

Anak-anak Ibu di kelas 1 dikenalkan dengan menanam. Yang mereka tanaman adalah tanaman yang mudah tumbuh dengan berbagai cara penanaman. Kali ini yang ditanam adalah tanaman yang perbanyakannya melalui daun, yaitu tanaman Cocor Bebek yag tumbuh di lingkungan sekolah.

Langkah pertama, anak-anak menyiapkan “Wadah Tanam” yakni gelas plastik bekas. Lalu dilubangi bagian bawahnya. Setelah semua anak memiliki, lalu diberi nama masing-masing. Aktivitas ini dilakukan sambil bermain.

Setelah semua anak memiliki wadah tanam, mereka diajak untuk membuat “Media Tanam”. Media tanam terdiri atas kotoran hewan, pasir, tanah dan daun-daun yang sudah membusuk. Anak dikenalkan dengan istilah satu ember untuk masing-masing jenis komponen media tanam.  Anak ibu diajak untuk mencampur media tanam terseut sampai rata dengan tangan.

Lalu dengan antre semua anak mengisi wadah tanamnya dengan media tanam. Lalu mengambil daun cocor bebek dan mennyimpan daun cocor bebek di bagian atas  wadah tanam. Secara sederhana, diceritakan bahwa tanaman cocor bebek dapat tumbuh dari daunnya. Adapun tanaman lain ada yang ditanam batangnya atau  bijinya.

Di akhir setiap anak Ibu antre mencuci tangan dengan sabun.

Setelah rapi kembali secara bersama-sama berbaris berhitung dan berjalan bersama menuju tempat menyimpan wadah tanam di dekat ruang kelas untuk melihat pertumbuhannya.

Leave a Reply