MATA1

Matematika 1

Pembelajaran untuk membangun pondasi berpikir logis bagi anak.

Pembelajaran Matematika adalah penguatan logika berpikir anak dalam memahami segala persoalan dalam kehidupan. Berpikir logis merupakan praktik pembelajaran yang penting. 

Secara lebih rinci kompetensi Matematika 1 adalah pembelajaran untuk Fase A yang dapat dicapai di akhir kelas 2. Secara lengkap sebagai berikut:

Elemen Capaian Pembelajaran
Bilangan
  • Peserta didik menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100.
  • Peserta didik dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan.
  • Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20.
  • Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).
Aljabar
  • Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman makna simbol matematika “=” dalam suatu kalimat matematika yang terkait dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 20 menggunakan gambar. Contoh:
  • Peserta didik dapat mengenali, meniru, dan melanjutkan pola bukan bilangan (misalnya, gambar, warna, bunyi/suara).
Pengukuran
  • Peserta didik dapat membandingkan panjang dan berat benda secara langsung, dan membandingkan durasi waktu.
  • Peserta didik dapat mengukur dan mengestimasi panjang benda menggunakan satuan tidak baku.
Geometri
  • Peserta didik dapat mengenal berbagai bangun datar (segitiga, segiempat, segibanyak, lingkaran) dan bangun ruang (balok, kubus, kerucut, dan bola).
  • Peserta didik  dapat melakukan komposisi (penyusunan) dan dekomposisi (penguraian) suatu bangun datar (segitiga, segiempat, dan segi banyak).
  • Peserta didik  dapat menentukan posisi benda terhadap benda lain (kanan, kiri, depan belakang, bawah, atas).
Analisis Data dan Peluang
  • Peserta didik dapat mengurutkan, menyortir, mengelompokkan, membandingkan, dan menyajikan data dari banyak benda dengan menggunakan turus dan piktogram paling banyak 4 kategori.

Pembelajaran Matematika di kelas 1 dilakukan dengan langkah bermain sambil belajar. Diawali dengan tahapan pengenalan benda konkrit, menghitung, menuliskan lambang bilangan, kemudian dilakukan dengan menjumlah dan  mengurang benda konkrit dan menuliskan dalam bentuk notasi matematika sederhana.

Sebagai bentuk variasi pembelajaran, matematika diajarkan dalam bentuk pengukuran, geografi dan lain sebagainya, sehingga siswa dapat memahami fenomena alam dan menggunakannya dalam kehidupan.