Sekilas tampak mengerikan. Anak perempuan kecil ramping, kelas V SD, tampil dengan gerakan pencak silat dan bermain pedang berwarna mengkilap. Pedangnya terlihat sangat tajam. Selintas orang melihat cukup mengerikan. Ih, masih kecil kok main senjata tajam.
Eh.. sabar dulu. ini bukan pedang betulan lho, melainkan pedang-pedangan yang aman digunakan dalam kegiatan lomba pencak silat. Maklum, Syifa akan tampil sebagai peserta tanding demonstrasi pencak silat mewakili Kecamatan Kopo, di tingkat Kabupaten Kota dalam kegiatan Olimpiade Olahraga. Pedang itu terbuat dari bahan lunak. Hanya saja warnanya mengkilap seperti pedang tajam sungguhan.
Meski badannya kecil, siswa dengan nama lengkap Fauziyah Nur Syifa ini menjuarai lomba Pencak Silat dalam Olimpiade Olahraga tingkat kecamatan. Syifa memang gemar olahraga. Bahkan dalam atletikpun ia meraih peringkat kedua. Hanya saja peringkat kedua tidak melanjutkan lomba ke tingkat Kabupaten. jadilah Syifa hanya tampil di Pencak Silat. 
Ketika tanding di tingkat Kabupaten, selain didampingi Pak Guru Johana, juga ditemani Teh Indah yang sering menemani Syifa berlatih Pencak Silat.
Meski di tingkat Kabupaten, Syifa belum meraih juara, namun keikutsertaan menjadi pengalaman yang berharga. Hal itu ke depannya akan menjadi bekal pengalaman yang berharga bagi Syifa. Juga menambah rasa percaya diri. Dan bagi Syifa, pengalaman itu merupakan pembelajaran yang berharga.
Atas prestasinya tersebut, Syifa mendapat hadiah dari sekolah yang diserahkan ketika acara Rampak Seni SD Ibu, yang digelar berbarengan dengan Penglepasan Siswa Kelas 6. Nah, teman-teman yang lain, dapat menunjukkan kemampuan seperti Syifa. Namun, tiap orang kemampuannya berbeda lho. Ayo tunjukkan bakatmu. Ketika sekolah bakat kita bisa berkembang dan dapat belajar dengan gembira. Siapa tahu ke dapan dapat menunjukkan prestasi dalam bidang yang kita tekuni. /As

